CARA
SETTING POWER BEAM
Sebelum
kita masuk ke konfigurasi power beam ini, kita harus mempersiapkan alat dan
bahan nya terlebih dahulu :
Alat – alat dan bahan :
1. 2 Kabel UTP (Straight)
2. Laptop atau PC
3. Antena Solid Dish
4. MikroTik
5. Kabel LAN
6. Adaptor Antena
Agar kita tidak salah dalam mengkonfigurasikannya,
kita harus memperhatikan hal hal berikut :
- Pastikan anda sudah membaca buku panduan yang ada pada kardus antenanya, karena hal ini sangat penting agar tidak terjadi kekonsletan saat konfigurasi
- Sebelum menyetting antena Solid
Dish sebagai Access Point, pastikan MikroTik sudah di setting dan dapat
terhubung ke internet. Lalu setting ether3 nya menjadi DHCP pada MikroTik.
Settingannya :
1. DHCP Server : ether3
2. DHCP Client : ether1 - Setelah menyetting MikroTik nya, pastikan kabel UTP PoE (Powe of Ethernet) adaptor sudah terpasang ke perangkat radio dan ethernet LAN sudah terpasang ke PC atau laptop.
- Jika hal di atas sudah dilaksanakan, sekarang waktunya konfigurasi antena solid dish sebagai access point.
Selanjutnya kita
masuk ke langkah – langkah setting power beam, sebagai berikut :
1 1. Colokan kabel utp ke radio bentuk
nya seperti dibawah ini dan colokannya berada di belakangnya atau pada gambar
diatasnya.
2 2. Lalu colokan kabel lainnya ke laptop/computer.
3 3. Tapi kok tidak terjadi apa-apa oh
rupanya adaptor poenya belum di colokan ke sumber listrik. Nah colokan adaptor
ke sumber listrik dan masukan kabel utp dari laptop ke lan pada adaptor dan
masukan kael yang dicolokan ke powerbeam ke adaptor tulisan poe.
4. Lalu ganti ip di laptop anda menjadi
192.168.1.x (sesuai keinginan kita) karena ip default dari power beam adalah 192.168.1.20. Lalu buka browser ketikan di alamat
yaitu 192.168.1.20, maka akan tampak web ubnt register masukan username dan password
yaitu ubnt dan lihat dari mana anda
berasal terus klick login.
6 5. Maka muncul web ubnt lalu isikan
username dan password dengan kata ubnt pass: ubnt terus login
a 6. Maka muncul web berbasis tab dan
kita sekarang berada di tab main pindahkan ke tab wireless lalu lakukan hal
ini:
a. ubah wireless mode ke akses point
lalu isikan ssid dengan sesuka hatimu
b. setelah itu masukan keamanan wpa s2
masukan password
c. save changes dan apply
ini untuk akses point dengan ip tetap yaitu 192.168.1.20
sudah selesai untuk akses point nya atau penyalur internetnya
ini untuk akses point dengan ip tetap yaitu 192.168.1.20
sudah selesai untuk akses point nya atau penyalur internetnya
Untuk
client/penangkap maka perlu konfigurasi yang baru makanya kita perlu dua power
beam langsung saja kekonfigurasi buat client/penangkap:
11. Lakukan hal yang sama hard action
dari konfigurasi pemancarnya.
22. Masukan ip
default yaitu 192.168.1.20 lalu masuk ke web nya isi username dengan ubnt dan pass=
ubnt lalu login.
33. Setelah anda
akan masuk ke web berbasis tab lalu masuk ke network.
44.
pada network
ganti ip nya biar gak tabrakan dengan ip AP seperti 192.168.1.21 lalusave
changes dan apply. Biasanya dia akan merebot sendiri jika tidak maka masukkan
saja ip kamu 192.168.1.21 pada url maka muncul kotak dialog pengisian username
dan password tetap sama yaitu ubnt maka muncul web berbasis tabel pindah ke
wireless.
55. Lalu jadi kan mode wirelessnya
menjadi station dan ssidnya ganti menjadi eh tunggu dulu biar cepet kilik saja
di select maka akan muncul tab baru seperti iklan satu klick lalu cari nama
ssid AP yang sudah kita buat tadi terus save changes lalu apply oke dah beres.
Itulah
sekilas langkah untuk konfigurasi power beam nya ya wankawan. Selamat mencoba
guys.
SELAMAT MENCOBA GUYS